Salam Indonesia

Golkar Yakin Titiek Soeharto Melenggang ke Senayan
Senin, 5-Agustus-2013 | 01:57 WIB

 
Share :



Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto (Foto: Ist)

JAKARTA, binesia.com – Partai Golkar memberikan kesempatan kepada  trah Soeharto untuk kembali berkecimpung di peta perpolitikan nasional. Hal ini diperlihatkan dengan mengajukan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto sebagai caleg DPR RI pada Pemilu 2014 mendatang. Bahkan, dia diyakini bakal lolos ke Senayan.

"Kami yakin peluang Mbak Titiek lolos ke Senayan, sangat besar sekali. Apalagi kami memang menargetkan untuk bisa menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 mendatang,” kata Wasekjen DPP Partai  Golkar, Nurul Arifin yang dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (4/8/2013).

Keyakinan Titiek lolos ini, ungkap dia, karena ada beberapa faktor yang dimiliki dalam pribadi mantan istri Prabowo Subianto itu. Satu di antaranya kedekatan kultural keluarga Soeharto dengan rakyat. Apalagi dia dipasang untuk maju mewakili daerah pemilihan (Dapil) Yogyakarta.

"Semua orang tahu bahwa keluarga besar Soeharto dari daerah itu. Pasti ada ikatan kultural masyarakat setempat dengan Mbak Titiek. Apalagi dia sendiri memiliki tim sukses yang bagus dari keluarganya maupun kalangan profesional," tutur anggota Komisi II DPR RI ini.

Nurul juga menjelaskan mengenai alasan Golkar memberi ruang kembalinya kepada trah Soeharto. Bahkan, dia dijadikan sebagai caleg DPR RI dengan nomor urut 1. “Apa pun penilaian banyak orang, tetapi sebagian besar masyarakat tetap mengidolakan kepemimpinan era Pak Harto. Mbak Titiek dapat menonjolkan nama besar ayahnya itu,” ungkapnya.

Dalam partai sendiri ini, jelas dia, Titiek diberi kesempatan untuk menempati posisi strategis. Dia menjabat salah satu posisi sebagai Ketua DPP Golkar. “Kami yakin masyarakat mulai merindukan kembali sosok Soeharto. Bahkan, banyak dari caleg Golkar dalam balihonya menggunakan gambar Soeharto,” jelas aktris era 90-an itu.

Seperti diketahui, Titiek Soeharto terdaftar sebagai caleg DPR RI dari Partai Golkar. Nomor urut pencalegannya itu, menggeser posisi Ketua DPD Golkar DI Yogyakarta, Gandung Pardiman yang pada Pemilu 2009 duduk di nomor urut 1 tersebut. Namun, Titiek tidak mengizinkan KPU mempublikasikan profilnya. Saat file berisi profil Titiek diunduh dari situs dcs.kpu.go.id, hanya terdapat tulisan 'Tidak Bersedia Dipublikasikan'.

   Reporter : Anas Sahar
   Redaktur/Editor :
Apa Komentar Anda ?
Untuk dapat mengomentari silahkan LOGIN
FSPBI mendesak agar sistem 'outsourcing' (alih daya) dihapus. "Hapus Outsourcing, Buruh Jangan Diperas," bunyi salah satu spanduk buruh.
Jika Messi mencetak gol pada laga El Clasico kontra Real Madrid akhir pekan nanti, dia akan menyamai torehan Zarra. Bahkan melampaui.
Kemenangan Rossi ini menjadi sangat spesial baginya karena diraih di balapannya yang ke-250 di kelas para raja.
"Sampai di perempat final Liga Champions sama sekali bukan pencapaian buruk. Saya sangat menikmati torehan itu," tutur Moyes.
Bukan hanya ikon baru, tetapi ini adalah yang pertama di Indonesia. Pertama di Indonesia, pengintegrasian intermoda dengan pusat bisnis.
Aher mewanti-wanti jajarannya agar pelaksanaan tender proyek renovasi dan pembangunan venue baru PON tanpa praktik korupsi.
Saya punya hak untuk memasukkan nama siapapun ke situ. Posisi saya pemegang saham pengendali, selama nama-nama itu profesional.
Restoran ini menyuguhkan sensasi menyantap menu istimewa plus pemandangan Kota Makassar dari ketinggian lantai 20 Hotel Aston.
Pelaku sehari-hari di lingkungan dunia hiburan. Dari sini, dia mengenal banyak pria hidung belang pemesan wanita, khususnya anak belia.
Kasus yang ditangani KPPU selama 2014 dua kali lebih banyak dibanding 2013. Belum termasuk rekomendasi yang dikeluarkan.