Salam Indonesia

Kunjungi Anas, Prof. Subur Ogah Komentar
Prahara Demokrat
Jumat, 8-Maret-2013 | 10:13 WIB
654 dibaca | 0 komentar

 
Share :



Istimewa

JAKARTA, Binesia.com - Prof. Subur Budi Santoso, pendiri dan ketua umum pertama Partai Demokrat, berkunjung ke kediaman mantan ketua umum PD Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/3) malam.

Pertemuan kedua mantan orang pertama Partai Demokrat itu berlangsung sekitar satu jam. Sekitar pukul 21.20, Prof. Subur, didampingi dua stafnya, eninggalkan kediaman Anas.

Sejumlah wartawan yang menunggu di luar rumah Anas, tak berhasil mewawancarai Prof. Subur. Ia tak bersedia memberikan komentar atau wawancara. "Maaf ya," ujar seorang stafnya.

Hubungan kedua mantan petinggi partai berkuasa itu, dikenal cukup dekat. Prof. Subur cukup sering bersilaturahim dengan Anas Urbaningrum, termasuk melakukan pertemuan di kediaman Anas di Duren Sawit.

Selain Prof. Subur Budi Santoso, pada malam yang sama, Anas Urbaningrum juga menerima kunjungan teman-teman sealmamaternya, termasuk Ketua Ikatan Alumni FISIP Universitas Airlangga, Surabaya, Maksum.

Sejak mundur dari Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum kebanjiran tamu. Kediamannya di Duren Sawit nyaris setiap hari tidak pernah sepi. Sejak pagi hingga tengah malam, masyarakat dari berbagai lapisan, bergantian bersilaturahim dengan Anas. Mulai dari kalangan politisi, ulama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, para santri dari sejumlah pesantren, dan masyarakat biasa.

   Reporter : Furqon
   Redaktur/Editor : Ridwan Ewako
Apa Komentar Anda ?
Untuk dapat mengomentari silahkan LOGIN
Selain eksebisi melawan Ajax, skuad besutan Djajang Nurjaman juga akan ditantang Gamba Osaka pada Juni mendatang.
Washington Post Guardian berbagi penghargaan Pulitzer 2014 kategori pelayanan publik, atas investigasi program pengintaian NSA.
Permusuhan antarsuporter bukan hanya merugikan diri sendiri. Namun, klub kesayangan juga rugi. Warga umum pun demikian.
Koalisi yang dibangun PDIP dan Nasdem tidak berlandaskan transaksi. Jokowi mengaku, mereka sama sekali tidak membahas pembagian kursi kabinet.
Karya Salman diliput luas pers. Suratkabar News.Az, misalnya, menurunkan berita "Indonesia grabs gold medal at Azerbaijan's Science olympiad".
Terus dicecar oleh wartawan soal hubungannya dengan As'at, Anas malah berkelakar bahwa yang ia kenal hanya Presiden SBY dan Ibas.
KPK bertugas menindaklanjuti laporan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh penyelenggara negara.
Tidak perlu resah atas pulsa ponsel yang "tercuri" alias boros. Tersedotnya pulsa Anda dapat dihindari melalui langkah sederhana.
Walaupun mengajukan 30 pertanyaan, polisi belum mengorek informasi yang tajam kepada Desi karena kondisi psikis Desi belum normal 100 persen.
Musisi Iwan Fals ingin menggelar konser yang menghadirkan empat juta penonton. Presiden baru RI diharap kehadirannya.